Cari Ilmu Baru

FESTIVAL FISIKA 2012


 A.    JENIS KOMPETISI
1.      Karya Tulis Ilmiah, “EASY LIFE WITH PHYSICS”

PERSYARATAN PESERTA LOMBA
a.       Peserta lomba merupakan siswa-siswi SMA/sederajat se-NTB dan dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda identitas siswa.
b.      Peserta merupakan perorangan atau kelompok (maksimal 2 orang setiap kelompok). Setiap sekolah bebas mengirimkan tim sebanyak-banyaknya.
c.       Peserta lomba diperkenankan untuk mengikuti lomba selain Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam rangkaian lomba Festival Fisika 2012.
d.      Setiap peserta menyerahkan karya tulis ilmiahnya yang bertemakan “EASY LIFE WITH PHYSICS”.
e.       Setiap judul karya tulis yang dikirimkan setidaknya harus diketahui oleh satu orang guru pembimbing.
f.       Karya tulis merupakn karya asli penulisan (orisinalitas) dan belum pernah diikutsertakan dan menjadi pemenang dalam lomba karya tulis apapun.
g.      Peserta lomba yang mendaftarakan dikenakan biaya pendaftaran Rp75.000,00/tim.

MEKANISME PENDAFTARAN

“3 profesor, 3 penemuan“


3 orang professor masing2 dari AS,Jerman dan Indonesia mengadakan conferensi teknologi di Bali,masing2 mereka menceritakan hasil penelitian terbaru mereka :

“masa bodo ia hamil atau tidak“


Pada suatu hari, mobil Tante Lisa mogok disebuah desa terpencil. Hari saat itu telah gelap dan hujan turun rintik-rintik. Karena tidak ada bengkel yang dekat, akhirnya Tante Lisa mengunjungi sebuah rumah yang ada dipinggir jalan dan mengetuk pintunya.

“Aku Memiliki Halaman Depan Yang Indah“

Seorang pria menelepon pemadam kebakaran dan berkata, “Ya, saya memiliki halaman depan yang indah, aku memiliki tempat bunga yang bagus, kolam ikan baru dengan air mancur dan taman yang baru tumbuh.”
“Sangat menyenangkan,” kata petugas pemadam kebakaran, “tapi apa hubungannya dengan pemadam kebakaran?”
“Yah,” orang itu menjawab, “Rumah sebelah sedang terbakar dan aku tidak ingin kalian menginjak-injak halaman depan saya.”

“3 Wanita, 3 Kelebihan“

Seorang pria kaya yang memiliki tiga pacar kebingungan saat menentukan wanita mana yang hendak dinikahinya. Untuk menentukan siapa yang layak menjadi pendampingya, ia memutuskan untuk memberikan Rp. 100 juta kepada masing-masing pacarnya dan melihat bagaimana mereka membelanjakan uangnya itu.